![]() |
| Sumber Gambar: Juru Bicara Nasional Kasus Covid-19, dr. Achmad Yurianto dalam konferensi pers update virus corona di gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3) | KEMENKES |
Terkait perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Indonesia, sebanyak dua kasus positif Covid-19 telah pulih.
"Untuk kasus 01 sampai 19, ada beberapa hal membahagiakan," Ucap Achmad Yurianto, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona (Covid-19) dalam konferensi pers di kantor presiden, Jakarta, hari ini.
Dilansir dari laman Akurat, Kasus No 06 yakni seorang kru kapal Diamond Princess yang sebelumnya divonis terjangkit Covid-19 juga dinyatakan telah menunjukkan hasil negatif. Walau begitu, tim kesehatan masih harus meninggu pemeriksaan lanjutan dengan melakukan islolasi diri atau menahan pasien untuk tidak melakukan kontak dekat dengan siapapun untuk semantara waktu.
"Bukan berarti tidak boleh kontak dengan siapapun Boleh, tapi ditahan. Artinya dia harus menggunakan masker dan berusaha pada posisi setidaknya dua meter, kalau kita bicara self isolated," ujar Yurianto.
Kemudian kabar baik lainnya, terdapat juga satu kasus yang juga negatif pada hari ketiga perawatan. Yurianto mengatakan kasus tersebut merupakan kasus nomor 14. Dimana kasus no 14 ini sudah sakit selama tiga hari di rumah sebelum dirawat di RS, yang ternyata itu adalah influenza biasa.
"Untuk kasus 14 ini kita lakukan tracing, karena sudah dua tiga hari di rumah dalam keadaan sakit," kata Yurianto.
Selebihnya, yakni kasus 08 yang sebelumnya harus menggunakan selang ETT dan ventilator, kini sudah dilepas. Kasus 08 hanya perlu menggunakan sungkup oksigen.
"Secara keseluruhan perkembangan semakin bagus. Kasus-kasus lain tidak ada laporan khusus," ujar Yurianto.
Hanya saja, kata dia, tim kesehatan masih menunggu perkembangan kasus 01, yang hingga hari ke tujuh masih positif. Menurut Yurianto, kondisi fisik kasus 01 sudah bagus, namun yang bersangkutan agak tertekan dengan publikasi sebelumnya.
"Karena publikasi itu masih menghantui dia. (Dia memikirkan) ketika pulang dia diterima tetangga dan lingkungan seperti apa," kata Yurianto.
Khusus untuk kasus 01, tim kesehatan turut melakukan intervensi secara psikologis guna segera memulihkan psikologis yang bersangkutan.
Sumber: Akurat.co

Komentar
Posting Komentar