![]() |
| Sumber Gambar: Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Mashhad, Iran, Kamis (27/2/2020). Menurut Data Johns Hopkins CSSE per Senin (2/3/2020) pagi, Iran menjadi negara keempat terbanyak yang terjangkit corona dengan jumlah korban mencapai 978 orang. | WANA via REUTERS |
Sebanyak 4.590 pasien Virus Corona telah dinyatakan sembuh oleh Kementerian Kesehatan Iran. Dimana semua pasien yang telah dinyatakan positif langsung dipulangkan dari rumah sakit.
Dilansir dari laman Akurat, kementerian kesehatan juga tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak menganggap remeh penyakit yang telah menewaskan 113 warga Iran itu.
"Tolong jangan anggap remeh. Semua harus membatalkan perjalanan ke bagian utara negara. Perayaan Tahun Baru kami tidak akan dimulai atau dimulai di Mashhad karena wabah Virus Corona," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Kianoush Jahanpour, dilansir dari laman Iran News, Senin (16/3).
Selama perang melawan virus ini, Iran sudah menerima banyak bantuan dari negara-negara lain. Antara lain China, Rusia, Turki, Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Prancis, Jepang, Azerbaijan, dan Qatar.
Dari China, Iran menerima bantuan berupa 350 ribu alat uji Virus Corona, 2.400 masker, dan 130 ribu baju hazmat. Iran juga menerima 120 ribu ventilator dan aspirator, 2.800 perangkat antropometik dan oksimeter, sekitar 13 ribu kacamata pelindung, 160 ribu pelindung wajah, dan 50 kotak obat Virus Corona, serta bantuan uang dari negara-negara tersebut.
Per Senin (16/3) tercatat ada 13.938 kasus Virus Corona terkonfirmasi dengan kematian mencapai 724 di Iran. Bahkan setidaknay 153 negara telah terinfeksi.
Sebelumnya juga, tepatnya pada 11 Maret lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Virus Corona baru atau Covid-19 ini adalah pandemi.
Sumber: Akurat.co

Komentar
Posting Komentar