Seharga Rp23 Miliar, Gadis Ini Menjual Keperawanannya pada Anggota Parlemen Inggris

Image result for Seharga Rp23 Miliar, Gadis Ini Menjual Keperawanannya pada Anggota Parlemen Inggris
Grid Hot - Grid.ID

Seorang gadis muda berusia 24 tahun diketahui telah menjual keperawanannya dengan harga mencapai 1,3 juta poundsterling (Rp23,36 miliar) kepada seorang anggota parlemen Inggris.

Melalui layanan situs Cinderella Escort ia melelang keperawanannya. Yang menurutnya ia tidak berharap untuk menghasilkan begitu banyak uang dengan melelang keperawanannya. 

Diduga, laki-laki yang membeli keperawanan Lia adalah anggota parlemen Inggris. Sebelumnya, Lia juga mengaku telah menggunakan layanan situs Cinderella Escort untuk melelang keperawanannya seperti yang dilansir oleh laman Akurat. Bahkan hanya dengan sekali kencan, Lia diberi uang bulanan sebesar 17.700 poundsterling (Rp318 juta), dan semua dilakukan selama dua bulan sebelum akhirnya melakukan hubungan seksual.

Dalam sebuah video, Lia menjelaskan bahwa keputusannya untuk melelang keperawanan tidak lain didasari oleh motif ekonomi. Dan yang lebih mengejutkan adalah, bahwa hal yang dilakukan oleh Lia ini sangat didukung oleh ibu kandungnya. Dengan alasan bahwa hal itu sangat baik daripada memberikannya kepada seorang lelaki (kekasih) yang kemungkinan besar akan meninggalkannya.

Mengenai identitasnya, Lia hanya memberikan keterangan dalam sebuah video bahwa bahwa pria yang telah dia setujui untuk tidur dengan adalah 'seorang pria yang sopan', sangat berpendidikan, serta mempunyai 'link' dengan orang-orang yang sangat berpengaruh di London.

"Sangat menyenangkan bertemu seorang pria dengan kekuatan seperti itu. Anda (mungkin) tidak akan mempunyai pengalaman (berhubungan dengan seorang yang berpengaruh) di usia seperti saya. Itu sangat mengesankan karena dia bahkan memiliki sopir serta anggota keamanan sendiri. Dan seorang lelaki seperti itu tertarik pada saya. Saya merasa sangat tersanjung dan saya kira dia akan lembut terhadap saya," tutur Lia.

Sumber: Akurat.co 

Komentar